Motion UV, Pengawet Roti Tawar Karya Mahasiswa UB

0
479
Tim Motion UV bersama dosen pembimbing (istimewa)

MALANGVOICE – Roti tawar dikenal kaya karbohidrat dan serat. Sayangnya, roti juga banyak mengandung kapang, yakni mikroorganisne penyebab jamuran, akibatnya jadi cepat busuk.

Adalah Motion UV, teknologi yang memanfaatkan sinar ultraviolet untuk mengawetkan roti tawar lebih lama.

 Roti yang diawetkan (istimewa)
Roti yang diawetkan (istimewa)
Teknologi ini digawangi 2 mahasiswa Teknologi Hasil Pangan, Hudaibia dan Indri, serta 3 mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian, Viga, Anik, dan Nurwinda. Semuanya dari Universitas Brawijaya.

“Masyarakat dengan mobilitas tinggi dituntut memenuhi kebutuhan gizi dan karbohidrat setiap hari. Roti tawar merupakan solusi praktis, karena bisa dibawa kemana-mana. Sayangnya cepat jamuran. Empat hari saja udah jamuran,” jelas Anik kepada MVoice, beberapa menit lalu.

Menurutnya, selama ini pengawetan menggunakan sinar UV hanya pada zat cair. “Selama ini UV dipakai untuk mengawetkan air mineral kemasan. Sekarang kita cobapada zat padat,” imbuhnya.

Cara kerjanya mudah, yaitu memakai lampu UV berdaya 30 watt. Lalu roti tawar disinari di ruang/kotak tertutup selama 11 hari. Ternyata, meski sudah lewat 11 hari, roti tawar itu masih layak dikonsumsi.

Harapannya, teknologi pengawetan ini bisa dipatenkan dan di sosialisasikan kepada produsen roti tawar.