Mediasi Sumber Maron Tanpa Solusi, Camat Pagelaran Usul Musyawarah Desa

Dua pihak yang berkonflik soal sumber maron saat bersalaman usai pertemuan (fathul)

MALANGVOICE – Pertemuan mediasi antara pihak-pihak yang berselisih terkait pengelolaan wisata Sumber Maron, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, usai. Namun konflik itu tak menemui titik temu di kedua belah pihak.

Camat Pagelaran, Bagus Sulistyawan, akhirnya meminta kesepakatan kedua pihak untuk musyawarah desa. Kedua belah pihak, Kades Karangsuko, Rusman, dan pihak warga, oleh Ketua Badan Pengelola Sarana Air Bersih dan Sanitasi Sumber Maron, Sayid Muhammad, lalu berjabat tangan.

“Setelah ini, Badan Permuswaratan Desa (BPB) harus mengadakan pertemuan yang difasilitasi Kepala Desa. Oke ya? Siapa yang diundang? Adalah perwakilan dari masyarakat,” ungkap Bagus diakhir pertemuan.

Dalam komentar terakhirnya, Kades Rusman bersedia untuk melakukan musyawarah desa bersama pihak-pihak yang berselisih. “Saya juga ingin ada pertemuan, tidak usah saling menyalahkan karena semua harus diniatkan untuk kesejahteraan warga,” ungkap Rusman.

Sementara Sayid, malah enggan melakukan musyawarah desa terlebih dahulu. Ia menganggap ada pemahana yang belum sejalan sehingga pertemuan akan sia-sia. “Wong ke sini tujuannya bahas pengeloaan wisata, kok ujungnya menyudutkan yayasan,” tukasnya.