Libatkan Berbagai Pihak, Dispenda Tekankan Efektivitas Ospgab Sadar Pajak

0
5
Sejumlah pengunjung Hugo's Cafe, Jalan Terusan Dieng, Kota Malang, menjalani tes urine saat Opsgab Sadar Pajak. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Operasi gabungan (Opsgab) Sadar Pajak menjadi terobosan Dispenda Kota Malang menanamkan kesadaran taat pajak. Efektivitas menjadi penekanan Opsgab kali ini, karena melibatkan berbagai pihak seperti BNN, Kejaksaan, Kepolisian, dan stakeholder terkait.

Kepala Dispenda, Ade Herawanto, menilai, terobosan semacam ini perlu digagas, meski pihaknya sudah menorehkan capaian cemerlang selama ini. Mendekati akhir tahun jelang ‘tutup buku’, Dispenda sendiri sudah meraih target memuaskan.

Baca juga: Ini Temuan Operasi Gabungan Sabtu Malam

Sekitar Rp 310 Miliar dari target awal Rp 282 Miliar berikut tambahannya dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2016 sudah dibukukan. Osgan Sadar Pajak yang rencananya masih berlanjut Minggu (6/11) malam nanti, merupakan upaya pro-aktif sosialisasi sekaligus pemeriksaan pada Wajib Pajak (WP).

Kepala Dispenda, Ade Herawanto, memimpin Opsgab Sadar Pajak. (Muhammad Choirul)
Kepala Dispenda, Ade Herawanto, memimpin Opsgab Sadar Pajak. (Muhammad Choirul)

Ade berharap, Opsgab semacam ini tetap menjadi agenda rutin, tanpa meninggalkan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik. “Tidak harus Dispenda yang menginisiasi, siapa pun bisa berinisiatif,” ungkapnya.

Baca juga: Operasi Gabungan Sabtu Malam, Petugas Sambangi 16 Tempat Hiburan

Langkah ini mendapat dukungan Paguyuban Persaudaraan Malang Raya (PPMR). Elemen ini, sebagai salah satu unsur masyarakat, berkomitmen penuh pada pemberantasan narkoba di bhumi Arema.

“Sudah pasti kami akan terlibat aktif. Pada dasarnya PPMR menjadi motor penggerak Arek Malang dalam gerakan memerangi narkoba,” tegas Ketua PPMR, Hadi ‘Bagong’ Slamet.

Hal senada diungkapkan Media Officer Arema, Sudarmaji, yang turut serta dalam rombongan Opsgab. Keberadaan tim berjuluk Singo Edan sebagai pemersatu generasi muda di Malang Raya, makin mengukuhkan perannya ketika terlibat dalam kampanye anti-narkoba.

“Arema turut andil, kebetulan kami juga membina adik-adik usia remaja melalui Akademi Arema tentang bahaya narkoba. Salah satu solusinya adalah mendistribusikan energi melalui aktivitas sepak bola untuk menjadi pemain yang berkualitas. Mending bal-balan daripada bermain narkoba, dengan sepakbola kita sehat berprestasi,” tandas mantan wartawan itu.