Kesadaran Orangtua Kurang, PIN Kota Malang Belum 100%

0
58
imunisasi (anja)

MALANGVOICE – Ternyata tidak semua balita di kota Malang mendapat imunisasi secara merata, meski telah diadakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN), beberapa waktu lalu.

Di beberapa kawasan masih ada balita belum mendapatkan vaksin, salah satunya di Kecamatan Kedung Kandang.

“Belum dapat vaksin, karena pas PIN, kami nengok saudara di Pasuruan. Ternyata di Pasuruan juga gak sempat,” jelas Rukmini, ibu rumah tangga yang memiliki anak berumur 1 tahun.

Hal itu menandakan kesadaran orangtua terhadap pentingnya pemberian vaksin polio masih kurang. Terbukti, di kawasan pinggiran Kota Malang, beberapa orangtua tidak membawa anaknya ke pos-pos PIN terdekat.

“Anak saya sudah pernah divaksin, jadi enggak usah vaksin lagi. Sudah lengkap,” kata Dita, warga jalan Muharto.

Sedangkan Riska, petugas PIN, menjelaskan, vaksin polio bisa diberikan kepada balita berusia 0 sampai 5 tahun, dan dianjurkan diberikan juga kepada balita walaupun sudah mendapat imunisasi lengkap.

“Baik juga kok walaupun sudah imunisasi lengkap,” kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rahmi, memaparkan, PIN tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Berdasar data Dinkes, total 96,78% balita di Kota Malang sudah tervaksin.

“Memang tidak 100%, ada beberapa kelurahan yang masih 95 persen, tapi juga ada yg lebih 100 persen, kebanyakan alasannya karena warga pergi keluar kota,” terangnya.