Jualan di Jalan Ini Tidak Kena Retribusi, Tapi…

0
118
Penjual di sepanjang Jalan Raya Penarikan, Kepanjen (Tika)

MALANGVOICE – Memasuki Ramadan, penjual aneka es dan makanan pembuka sebelum berbuka puasa mulai menjamur dan berjajar di pinggir jalan.

Maka, pemandangan yang wajar bila ditemukan jalan-jalan yang ramai dan macet, apalagi saat sore mendekati waktu berbuka puasa. Salah satunya di sepanjang Jalan Raya Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sekitar 30 pedagang kaki lima (PKL) berjualan di sepanjang jalan. Aneka macam yang mereka jual. Mulai dari aneka es, coklat, street food hingga gado-gado dan aneka nasi.

Soni, salah satu penjual es buah menjelaskan sejak awal Ramadan dia sudah berjualan di tempat itu. Sehari bisa menjual antara 40 hingga 60 cup es.

“Tidak pakai retribusi, nggak perlu bayar Mbak. Tapi ya gitu harus cepet-cepetan untuk dapat tempat. Jam 14.30 sudah mulai harus dasar (persiapan menggelar dagangan),” jelasnya kepada MVoice, sore ini.

Berjualan di sana memang tidak perlu membayar iuran, namun akibatnya jalanan menjadi macet.

“Jadi lebih macet jalannya. Apalagi kalau sore,” terang salah satu pengguna jalan, Supriatin.