Intensitas Hujan Tak Pengaruhi Penerbangan

0
25
Bandara Abd Rahman Saleh.

MALANGVOICE – Intensitas hujan yang meningkat dan awan mendung mendominasi beberapa hari terakhir, namun tidak membawa pengaruh signifikan pada dunia penerbangan.

Meski begitu penurunan jumlah penumpang maskapai tetap terlihat di bandara akibat dari peningkatan aktivitas Bromo dalam beberapa minggu terakhir.

“Kalau dihitung, kita kehilangan satu flight. Calon penumpang banyak yang memilih lewat Juanda, karena khawatir terimbas abu Bromo,” kata District Manager Sriwijaya Air, Muhammad Yusri Hansyah.

Terkait kondisi cuaca, Yusri mengatakan, sampai saat ini tidak ada pembatalan maupun pengalihan penerbangan. Pasalnya, jarak pandang masih bisa mencapai 4400 meter, sehingga pesawat masih layak terbang maupun mendarat.

“Sempat ada holding dan delay karena cuaca, sekitar 30 menit,” kata Yusri kepada MVoice.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, District Manager Citilink Malang, Indra Fajar mengatakan, hujan biasanya datang ketika sore hari. Kondisi ini kemudian tidak membawa pengaruh signifikan karena anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen low cost carrier (LCC) itu jadwal perbangannya di pagi hari yaitu pukul 9.25 WIB.

“Karena pagi, jadi jarak pandang masih lebih dari 4000 meter. Sehingga performa tetap terjaga. Untuk saat ini, on time performance (OTP) kita 90 persen,” pungkas Indra.