Ini lho Kunci Sukses Rizky Realizm Store Beromzet Ratusan Juta

0
649
Rizky ditemui MVoice (anja)

MALANGVOICE – Mempunyai bisnis clothing tak semulus yang dikira. Ada saja kendalanya, mulai dari persoalan desain hingga pemasarannya. Tapi salah satu kunci sukses usaha clothing adalah ketelatenan.

Muhammad Rizky Ardhi, pemilik Distro Realizm Store inipun bercerita seputar kesuksesan berbisnis clothing sejak 2003. Realizm Store Malang yang berada di Jalan Soekarno Hatta Malang menjadi gandrungan para remaja saat ini. Terutama mereka yang suka mengoleksi kaos-kaos distro. Selain desainnya yang limited edition, kaos distro Realizm berkualitas bagus dengan harga terjangkau.

Rizky mengaku, pertama kali membuka usaha clothing tidak gampang. Rizky memulai usahanya dengan menjual produk kaosnya dari teman ke teman, orang per orang.

Realizm Store Malang (ist)
Realizm Store Malang (ist)
Selain itu, masih ada anggapan dari masyarakat awam yang menganggap barang distro selalu mahal. Padahal harga clothing distro menurutnya sangat sepadan dengan kualitas barang yang didapat. Untuk mengakalinya, Rizky memperluas jangkauan pasarnya hingga ke luar kota dengan memanfaatkan media online dan blow up social media.

“Kalau dibandingin dengan harga clothing di department store, dari segi kualitas, clothing distro tidak kalah. Malah masih lebih murah harga di distro,” katanya kepada MVoice.

Menurut dia, setiap distro juga memiliki ciri khas masing-masing. Setiap tahun, sebuah distro bisa berganti-ganti desain untuk menyesuaikan trend dan minat pasar.

“Bisa dilihat dari segi design kaosnya. Desain kaos juga menentukan target pasar yang kita tuju. Lebih mudah juga untuk promosinya,” katanya.

Sampai saat ini Realizm telah berdiri di dua kota yaitu Malang dan Tulungagung dengan omzet ratusan juta. Rizky mengatakan, layaknya semua orang berbisnis, semua harus dimulai dari nol. Dia berpesan, bagi anak muda yang ingin memulai bisnis clothing, kuncinya hanya satu, yaitu telaten.

“Karena banyak juga yang punya modal tapi dia gak telaten. Ya gak sukses bisnisnya,” tandasnya.