Demi PON, Iffy Rela Cuti Kuliah dan Jauh dari Keluarga

0
90
Peraih emas beregu PON XIX/2016, Iffy Nadya F. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Totalitas yang begitu tinggi ditunjukkan perenang Jawa Timur (Jatim), Iffy Nadya F. Atlet binaan PRSI Kota Malang itu mengerahkan segala upaya, sebelum akhirnya turun pada ajang PON XIX/2016 Jabar, September ini.

Setelah pelaksanaan cabor renang yang dihelat di Kolam Renang UPI Bandung rampung, gadis kelahiran Malang, 24 Desember 1996 itu, membeberkan jerih payahnya menyongsong ajang empat tahunan ini. Iffy sendiri berhasil meraih satu emas pada nomor estafet putri.

Sayangnya, dia gagal saat bermain di nomor perorangan. Kegagalannya bukan tanpa alasan. Target emas yang dicanangkan mestinya bisa dicapai kalau saja dia tidak sakit. Saat itu, Iffy sempat mengalami infeksi lambung.

Mengetahui hal itu, dia tetap memaksakan diri bermain dan berhasil menyelesaikan pertandingan, meskipun hasilnya kurang maksimal. Perjuangan Iffy tergolong luar biasa. Selain berlatih keras, dia juga rela mengorbankan kuliah.

Mahasiswi Sosiologi FISIP Universitas Brawijaya ini sudah setahun terakhir memilih cuti, demi fokus menyongsong PON. “Saya harus latihan di luar kota dan bahkan luar negeri, mengikuti program Puslatda,” ungkapnya.

Karena kesibukan itu, dia pun mau tak mau mengunyah risiko jauh dari keluarga yang tinggal di Malang. Sebab, Iffy sendiri sempat menetap di Surabaya dan terbang ke Belanda, sebelum helatan PON, beberapa waktu lalu.

Ia beruntung memiliki keluarga yang bisa mengerti kesibukannya. “Orangtua saya sangat mendukung, saya bersyukur dan sangat bangga punya keluarga yang mendorong kesuksesan saya,” tandasnya.

Attachments area