Bertaraf Internasional, ICCCF 2016 Munculkan Kebanggaan Peserta

0
9
Pasangan Aizhy Redinta KH dan Valen menampilkan tari bebek di ICCCF 2016. (Muhammad Choirul)
Pasangan Aizhy Redinta KH dan Valen menampilkan tari bebek di ICCCF 2016. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Gelaran International Celaket Cross Culture Festival (ICCCF) 2016 tidak hanya diwarnai dengan penampilan seniman kawakan. Berbagai lapisan masyarakat berbagai usia, juga turut andil dalam ajang yang dihelat di Kampung Celaket selama 26-29 Oktober itu.

Pasangan Aizhy Redinta KH dan Valen misalnya, yang notabene masih amat belia, tak segan memeriahkan even yang sudah memasuki tahun ke-5 ini. Mewakili Sanggar Tari Swastika, kedua bocah itu tampil apik membawakan Tari Bebek.

Lenggak-lenggok gerakannya cukup memukau, layaknya penari kawakan. Penampilan itu membuat Yuliasih, ibu kandung Aizhy Redinta KH, berdecak kagum. Betapa tidak, perempuan cilik yang akrab disapa Sisi ini sudah membuktikan kemampuannya berkesenian di usianya yang masih amat dini.

“Saya senang dan bangga sekali. Ini buah ketekunan anak saya berlatih sejak masuk sanggar, setahun lalu,” ungkap kodew Pujon itu.

Yuliasih menambahkan, bakat putrinya memang sudah terlihat sejak dini. Sebagai orang tua, dia selalu mendukung keinginan anaknya, dengan memasukkan Sisi ke Sanggar Swastika Pujon.

“Dia yang minta sendiri dimasukkan sanggar. Katanya ingin belajar tari. Saya lihat bakatnya di situ, jadi saya dukung,” tandasnya.

Penampilan di ICCCF ini, menurut Yuliasih merupakan pengalaman bergharga. Hal ini membuatnya makin yakin pada kecenderungan sang anak yang memilih berkecimpung di dunia kesenian.

“Padahal di keluarga belum ada yang terlibat kesenian. Sisi ini menurut saya bisa membuka jalan bagi keluarga di dunia seni,” pungkasnya.