Anton Terima Tanda Penghargaan Bidang Koperasi

0
23
HM Anton
HM Anton

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton menerima tanda penghargaan bakti koperasi dan UKM. Penghargaan ini diterima saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-69 tahun 2016 di Provinsi Jambi yang dihadiri presiden RI, Joko Widodo pada hari Kamis (21/7).

Tanda penghargaan ini disematkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Ngurah Puspa Yoga. Anton dinilai sebagai salah satu tokoh masyarakat yang sangat aktif untuk menggerakkan koperasi di Kota Malang.

“Penghargaan bakti koperasi dan UKM ini akan menjadi salah satu motivasi bagi saya untuk dapat terus berjuang untuk koperasi di Kota Malang” kata Anton.

Ia menambahkan melalui koperasi masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara khusus dan masyarakat luas secara umum, baik dalam tataran ekonomi maupun sosial. “Kesejahteraan yang erat kaitannya dengan pemanfaatan jasa dari koperasi ikut membantu anggota dalam menghadapi kesulitan terutama persoalan keuangan” imbuhnya.

Anton menjelaskan fungsi koperasi akan dapat tercapai apabila koperasi yang dijalankan berdasarkan atas asas kekeluargaan serta gotong royong yang mengandung unsur kerja sama. “Agar koperasi dapat berfungsi dan memiliki nilai manfaat bagi anggota dan masyarakat sekaligus menunjang perkembangan perekonomian nasional, maka koperasi perlu mendapat perhatian dari pemerintah” ujarnya.

Koperasi, masih kata Anton, harus memberikan bimbingan berupa penyuluhan, pendidikan ataupun melakukan penelitian bagi perkembangan koperasi. Selain itu juga bantuan konsultasi terhadap permasalahan koperasi; serta memberikan fasilitas berupa kemudahan permodalan, serta pengembangan jaringan usaha dan kerja sama. “Peran pemerintah ini penting agar keberadaan koperasi terus berkembang maju” tuturnya lagi.

Anton juga menyampaikan bahwa saat ini keberadaan koperasi berdasarkan tujuan jangka pendek adalah untuk mengurangi kemiskinan dan kebodohan, dalam arti bahwa keberadaan koperasi dapat dimanfaatkan oleh para anggota hingga mereka dan masyarakat tidak kekurangan sandang, pangan maupun papan