2016, Momentum Wujudkan Komunikasi Positif Legislatif-Eksekutif

0
3
Bambang Sumarto

MALANGVOICE – Pergantian tahun harus menjadi momentum untuk berbenah di berbagai lini, demi mewujudkan cita-cita membangun masyarakat dan Kota Malang yang lebih maju dan bermartabat.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Bambang Sumarto, kepada MVoice, mengatakan, sinergi antara pemerintah, khususnya lembaga legislatif dan eksekutif, harus ditingkatkan kualitasnya. Sinergitas harus tercipta.

“Koordinasi antar lembaga, dalam hal ini para pimpinan eksekutif dan legislatif harus lebih diintensifkan,” kata Bambang.

Diakui, di sepanjang 2015, koordinasi antara legislatif dan eksekutif, khususnya Komisi C yang membawahi pembangunan, terasa kurang, hingga kesan yang ditangkap publik, tidak ada harmonisasi di antara dua institusi itu.

Ia mencontohkan masalah ATM Drive Thru di Alun-alun, vertikal garden, hingga renovasi hutan Kota Malabar, yang seharusnya bisa berlangsung smooth, bila sejak dini dikomunikasikan dengan baik dan cakap.

“Kebanyakan proyek-proyek itu dikerjakan tanpa koordinasi dengan legislatif, dalam hal ini komisi terkait. Andai komunikasi dilakukan sejak awal, tentu proses pembangunannya akan baik dan lancar, karena segala aspek sudah dibahas sejak awal,” tutur Bambang.

Persoalannya, sambung dia, semua berlangsung tiba-tiba. “Nah, kalau seperti itu dan kami tahu ada yang menyalahi aturan, tentu sudah menjadi keharusan bagi kami untuk mengingatkan. Ini dalam rangka menjalankan fungsi kontrol. Karena kalau dibiarkan, kasihan masyarakat dan kota kita ini,” kata lelaki asli Malang itu.

Pada bagian lain, Bambang tidak memungkiri banyak program positif dari eksekutif. Tapi, lagi-lagi karena komunikasi yang kurang bagus, tidak disampaikan dengan cakap, dan aromanya menang-menangan, akhirnya kandas di tengah jalan.

Bagi Bambang dan anggota DPRD lainnya, sebenarnya dewan cukup diberitahu dan diajak komunikasi ihwal program pembangunan, sehingga bisa memberi masukan yang sifatnya konstruktif untuk Kota Malang yang lebih baik.

“Belajar dari dinamika 2015, ke depan, di 2016, komunikasi harus dibangun secara lebih intens dan berkualitas, agar tercipta sinergi yang harmoni, demi terwujudnya Kota Bermartabat yang kita idamkan bersama,” pungkasnya.